10 Ciri Ciri Posisi Kepala Bayi Sudah Dibawah

Saat mendekati HPL, akan ada tanda-tanda yang harus diwaspadai oleh ibu hamil. Salah satunya yaitu posisi kepala si kecil sudah di bawah atau di panggul. Kepala bayi akan terus bergerak ke bawah sampai melahirkan. Kemudian, akan terjadi pembukaan & ibuhamil siap melahirkan. Untuk itu, ibu hamil harus tahu ciri ciri posisi kepala bayi sudah dibawah, khususnya untuk Wanita yang baru pertama kali hamil. Perlu diketahui, ada beberapa ciri di mana posisi kepala si kecil sudah masuk ke pinggul & siap melahirkan.

 

Kontraksi yang Semakin Kuat

Saat kepala bayi telah berada di bawah, ibu hamil akan merasakan kontraksi semakin kuat. Di saat-saat ini, ibu hamil akan merasa semakin tidak nyaman & lebih menyakitkan dibanding kram menstruasi. Rasanya juga beda dengan kontraksi palsu karena kontraksinya tidak terjadi terus-menerus. Beberapa ibu hamil juga dapat menahannya. Akan tetapi, kontraksinya akan semakin kuat & intens menjelang persalinan.

Tekanan yang Kuat di Panggul

Kalian para ibu hamil juga merasakan tekanan semakin kuat di panggul. Hal ini membuat ibu hamil merasa nyeri di panggul & ingin buang air kecil terus. Hal ini mempengaruhi cara berjalan ibu hamil karena rasa nyeri di antara selangkangan sehingga ibu hamil akan berjalan dengan kaki yang sedikit terbuka. Karena berat badan si kecil cukup besar, tekanan di bagian panggul juga semakin kuat.

Mengalami Diare

Beberapa ibu hamil juga mengalami diare Ketika si kecil telah berada di bawah panggul. Tapi, tak semua ibu hamil mengalami ini. Perlu diketahui, diare juga bisa disebabkan adanya Gerakan yang semakin kuat & pengaruh hormone persalinan. Tak hanya itu, kram perut pun akan semakin terasa. Jika diare, pastikan selalu minum air yang cukup agar tidak mengalami dehidrasi.

Buang Air Kecil Terus-menerus

Merasa ingin buang air kecil terus-menerus juga termasuk ciri ciri posisi kepala bayi sudah dibawah. Pasalnya, kepala bayi yang sudah berada di panggul akan semakin menekan kandung kemih, apalagi berat badan si kecil semakin bertambah tiap minggunya. Itulah kenapa tekanan di kandung kemih semakin membesar. Bahkan, ibu hamil akan merasakan buang air kecil beberapa menit sekali. Ibu hamil juga akan susah menahan buang air kecil. Bahkan, terkadang ibu hamil bisa buang air kecil tiba-tiba Ketika batuk.

Panggul Terasa Sakit

Ibu hamil juga akan merasa sakit di area panggul karena tekanan kepala si kecil ke bagian ligamen panggul. Rasa sakit atau nyeri bisa semakin terasa Ketika bayi sedang bergerak-gerak. Tapi, jika rasa sakit ini terus-menerus terjadi & semakin sakit, segeralah berkonsultasi dengan dokter kandungan atau bidan untuk mendapat penanganan segera.

Leher Rahim Mengembang

Ketika bayi sudah masuk panggul, leher Rahim akan semakin mengembang. Hal ini memang tak bisa dilihat kasat mata sebab hanya bisa diperiksa dokter atau bidan dengan cara memasukkan tangannya ke leher Rahim. Menjelang persalinan, leher Rahim akan membuka & menipis di beberapa hari sebelum HPL. Jika pembukaan sudah mencapai 10 cm, ibu hamil sudah siap untuk melahirkan.

Lendir Semakin Banyak

Jika posisi bayi sudah berada di bawah, produksi lendir akan semakin meningkat. Perlu diketahui, lendir tersebut tampak seperti keputihan. Kalian para ibu hamil dapat melihatnya dari berkas di celana dalam. Kalian juga bisa mengeceknya dengan memasukkan jari ke dalam vagina. Sebelum bayi berada di bawah, lendir tertahan di serviks yang berfungsi menghentikan bakteri yang masuk ke dalam Rahim. Ketika bayi telah berada di bawah, lendir akan turun & membantu jalan lahir bayi semakin mudah.

Pernapasan Menjadi Lebih Lega

Ciri ciri posisi kepala bayi sudah dibawah selanjutnya adalah pernapasan yang terasa lebih lega. Ketika ibu hamil biasanya merasa sesak saat bernapas, pernapasan akan semakin lega Ketika bayi sudah berada di bawah atau di panggul, meski ukuran bayi semakin membesar. Pasalnya, bayi menekan saluran pernapasan ibu hamil. Ketika bayi sudah berada di bawah, tekanan di sistem pernapasan semakin berkurang sehingga pernapasan menjadi lebih lega.

Bloody Show

Bloody show adalah keluarnya darah bersamaan dengan lendir dari vagina. Bayi yang semakin ke bawah membuat lendir menjadi turun karena adanya tekanan dari kepala si kecil. Pada beberapa kasus ibu hamil, lendir turun bersamaan dengan darah sebab ada pembuluh darah kecil yang pecah di sekitar leher Rahim. Jika darah yang keluar cukup banyak, segera konsultasikan ke dokter. Pasalnya, kondisi ini dapat menjadi salah satu ciri kalau ibu hamil akan segera melahirkan.

Air Ketuban Pecah

Biasanya, air ketuban pecah saat bayi dilahirkan. Akan tetapi, pecah ketuban juga bisa terjadi lebih awal sebelum bayi siap dilahirkan. Jika ada rembesan air yang terus-menerus keluar tapi bukan kencing, itu adalah air ketuban yang sudah pecah. Bila hal ini terjadi, ibu hamil harus dilarikan ke rumah sakit atau bidan dengan segera agar mendapat penanganan secepatnya. Jika tidak segera ditangani, hal ini bisa membahayakan bayi.

Cara Merangsang Bayi untuk Segera Lahir

Semua ibu hamil pasti ingin proses persalinan lancar dan mudah. Tapi, ada beberapa kasus di mana proses persalinan agak sulit meski posisi bayi sudah di bawah. Bahkan, di kondisi ini ada juga yang belum mengalami pembukaan. Untuk itu, rangsangan agar bayi segera keluar harus dilakukan. Ada beberapa tips merangsang bayi agar segera lahir:

  • Melakukan hubungan seksual dengan suami sebab sperma dapat membantu kontraksi bayi Ketika melahirkan
  • Melakukan Gerakan jongkok-berdiri berulang-ulang agar kepala bayi semakin turun ke bawah. ini bisa dilakukan dengan penyangga kursi & tempat tidur.
  • Melakukan posisi style position di mana ibu hamil duduk bersila di atas lantai lalu kedua telapak kakinya dieratkan dan lakukan Gerakan seperti sayap kupu-kupu yang sedang terbang
  • Duduk pada bola persalinan agar membantu menekan area pinggul
  • Melakukan beberapa kegiatan fisik dengan aktif seperti prenatal yoga, kalan kaki, berenang, dll.
  • Mengajak si kecil berbicara dengan kata-kata yang positif karena cara ini dapat membantu ikatan bayi antara orangtua dan anak yang semakin erat

Cara-cara di luar nalar sebaiknya dihindari karena justru dapat mengganggu keselamatan bayi & janin. Yang jelas, rangsangan alami akan lebih baik seperti memijat payudara dengan pompa asi atau tangan. Hal ini bisa meningkatkan kontraksi alami sehingga pembukaan mulut Rahim terjadi secara alami.

Setelah memahami ciri ciri posisi kepala bayi sudah dibawah, kalian para ibu hamil sudah tahu apa yang harus dilakukan. Ibu hamil harus berhati-hati dan waspada karena persalinan harus disiapkan dengan sungguh-sungguh. Di sisi lain, keluhan semakin banyak dirasakan saat mendekati proses persalinan.

You may also like...