Cara Menggunakan Masker Kain Untuk Upaya Pencegahan Penularan Corona

 

Menggunakan masker adalah salah satu protokol kesehatan yang diputuskan untuk menanggulangi penyebaran virus corona. Hal ini dikarenakan masker mampu menutupi lubang hidung dan mulut yang menjadi organ rentan paparan. Terkait masker, banyak jenis masker yang tersedia, salah satunya adalah masker kain. Lantas, bagaimana cara menggunakan masker kain tersebut?

Sebagaimana diketahui, salah satu cara penularan virus corona adalah melalui percikan dahak dan air liur dari penderita ketika ia bersin atau batuk. Oleh karenanya, untuk mengurangi risiko paparan tersebut, mengenakan masker dengan tepat adalah hal yang sangat penting.

Nah, ada beberapa hal mendasar tentang cara menggunakan masker kain untuk upaya pencegahan paparan virus corona tersebut. Apa saja hal yang dimaksud? Cek ulasan selengkapnya!

Antara Masker Kain dan Virus Corona

Awal kemunculan masker kain adalah ketika di awal pandemi virus corona, sangat susah untuk menemukan masker medis. Selain jumlah masker medis yang terbatas, harganya pun sangat mahal. Juga, adanya wacana masker medis disarankan hanya digunakan untuk kalangan medis saja. Oleh karenanya, kemudian muncul masker kain sebagai alternatif.

Hanya saja, hingga saat ini, bisa dikatakan bahwa belum ada penelitian yang secara detail memberikan kepastian dan gambaran terkait efektivitas dari masker kain ini untuk pencegahan paparan virus corona. Cukup banyak ahli yang mengatakan jika dibandingkan dengan masker kain, masker bedah dan masker N95 memiliki efektivitas yang lebih baik.

Dengan dasar ini, cukup banyak kalangan yang mengatakan bahwa masker kain tidak cukup baik untuk menyaring debu dan virus yang beterbangan di udara. Hal ini diperkuat dengan adanya beberapa alasan lain kenapa masker kain dianggap kurang efektif.

Beberapa alasan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

     Masker kain bukan termasuk peralatan medis dan belum terdapat proses uji dengan standar medis tinggi yang diakui

     Kain yang digunakan cenderung tidak sama dengan bahan yang digunakan pada masker bedah ataupun masker N95 yang memiliki standar baik

     Ujung masker kain cenderung lebih longgar sehingga masker tersebut tidak bisa menutupi area yang ada di sekitar mulut dan hidung dengan lebih sempurna

     Masker kain tidak bisa mencegah masuknya virus ke dalam mulut ataupun hidung melalui udara

     Masker kain justru meningkatkan risiko paparan virus corona karena masker ini mudah bergerak dan longgar, oleh karenanya Anda yang mengenakan masker kain harus menyentuh wajah berulang kali untuk menyesuaikan posisi masker sehingga risiko paparan lebih tinggi

Meski bisa dikatakan bahwa masker kain memiliki efektivitas yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan masker lainnya, namun CDC memberikan rekomendasi penggunaan masker kain untuk masyarakat luas. Penggunaan ini tentu bertujuan untuk melakukan pencegahan pada penyebaran virus corona.

Hanya saja, penekanan yang diberikan adalah masker kain digunakan terutama untuk penderita virus corona yang tidak mengalami gejala. Artinya, sebenarnya seseorang tersebut terkena paparan namun tetap dalam kondisi sehat.

Cara Menggunakan Masker Kain agar Lebih Efektif

Untuk meningkatkan efektivitas dari masker kain, maka ada baiknya jika Anda mengetahui cara menggunakan masker kain tersebut. Dengan penggunaan yang pas dan tepat, tentu efektivitas masker kain bisa ditingkatkan agar lebih ideal sebagai sarana pencegahan virus corona yang terus memburuk.

Selain itu, penggunaan masker kain juga cenderung lebih disarankan daripada masyarakat tidak mengenakan masker sama sekali. Nah, untuk meningkatkan efektivitas masker kain, ada beberapa hal dasar terkait penggunaannya untuk diketahui. Beberapa hal tersebut adalah sebagai berikut:

     Pilih produk masker kain yang sesuai dengan ukuran wajah serta bisa menutup bagian mulut dan hidung dengan lebih sempurna

     Cuci tangan sebelum mengenakan masker kain tersebut dan kemudian kenakan masker pada wajah dan pastikan terpasang dengan tepat agar masker tidak longgar

     Saat masker kain digunakan, hindari menyentuh masker berulang kali. Apabila ingin memperbaiki posisi masker, maka sebaiknya Anda mencuci tangan terlebih dahulu atau menggunakan hand sanitizer untuk meminimalkan risiko paparan virus corona

     Setelah selesai menggunakan masker, tempatkan masker di tempat yang bersih dan bebas dari debu

     Segera ganti masker kain apabila kotor ataupun robek. Masker kain harus dicuci secara berkala agar kebersihannya tetap terjaga

Beberapa poin di atas bisa dijadikan tips agar Anda bisa menggunakan masker kain dengan lebih tepat. Selain itu, ada baiknya jika Anda memilih bahan kain yang tepat untuk produk masker kain tersebut agar perlindungan yang diberikan cenderung lebih maksimal.

Tips Lain Mencegah Paparan Virus Corona

Sebagaimana disinggung sebelumnya, penggunaan masker memang menjadi salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah paparan virus corona yang hingga kini masih menghantui masyarakat. Namun, selain menggunakan masker, ada beberapa tips lain yang sangat penting diperhatikan sebagai upaya pencegahan virus corona yang lebih maksimal.

Adapun beberapa tips penting yang harus diketahui perihal pencegahan paparan virus corona tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

     Membiasakan diri untuk rutin mencuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan sabun. Proses cuci tangan setidaknya dilakukan selama 20 detik. Jika tidak ada air yang bisa digunakan untuk cuci tangan, maka Anda bisa menggunakan produk hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60%

     Menutup hidung dan mulut dengan menggunakan tissue saat batuk ataupun bersin dan buang segera tissue tersebut ke tempat sampah

     Hindari menyentuh bagian mulut, hidung atau bagian wajah lainnya terlebih jika tangan Anda cenderung kotor

     Menjaga jarak dengan menerapkan social distancing saat beraktivitas terutama di luar ruangan

     Menjaga daya tahan tubuh dengan memenuhi kebutuhan nutrisi haruan, berolahraga dan beristirahat dengan cukup

Dengan beberapa usaha di atas, tentu Anda bisa melakukan pencegahan dari paparan virus corona dengan lebih maksimal. Tentu saja, strategi di atas harus dilakukan secara konsisten dan terus menerus karena risiko penularan virus corona hingga saat ini pun masih cukup besar.

Drew Air Purifier Untuk Pencegahan Maksimal di Dalam Rumah

Perlu diketahui bahwa virus corona bisa melayang dan bertahan di udara selama beberapa saat. Oleh karenanya, menjaga kebersihan udara terutama di dalam rumah adalah hal yang penting untuk dilakukan. Salah satu upaya yang tepat adalah dengan menggunakan produk Drew Air Purifier.

Produk ini merupakan alat yang bisa diandalkan untuk memurnikan udara yang ada di dalam ruangan. Dibekali dengan double filter yang salah satunya adalah HEPA filter, Drew Air Purifier bisa membunuh 99% kuman dan virus yang beterbangan di udara.

Selain itu, produk ini memiliki ukuran yang relatif kecil. Dengan demikian nantinya Anda bisa memindah Drew Air Purifier ke berbagai ruang di dalam rumah untuk pencegahan yang lebih optimal.

Nah, gunakan produk Drew Air Purifier di rumah dan pahami cara menggunakan masker kain dengan baik demi perlindungan yang lebih maksimal. Hanya dengan perlindungan yang maksimal Anda dan keluarga bisa bebas dari paparan virus corona.

 

You may also like...